BOGOR - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aziziyy, Kampung Cigarogol RT 01/RW 01, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi tempat pelaksanaan Haflah Maulid Agung Nabi Besar Muhammad SAW dan DMI Award se-Bogor Timur, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi Majlis Tafsir Jalalain (MTSZ) asuhan KH. Slamet Aziz Zain dan para Masyayikh bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Cileungsi. Acara dihadiri sekitar 500 jamaah, tokoh agama, ulama, Masyayikh, santri, pengurus DMI, unsur pemerintah, TNI/Polri, serta masyarakat.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua DMI Kabupaten Bogor H. TB. Irwan Kurniawan, S.Kom., M.M., Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bogor H. Agus Salim, Lc., Camat Cileungsi Drs. H. Adi Henryana, AP., M.Si., Ketua DMI Kecamatan Cileungsi H. Ujang Hidayat, serta Danramil 0621-06/Cileungsi yang diwakili Bati Komsos Peltu Munif. Kapolsek Cileungsi juga diwakili Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Aipda Yanto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan kedatangan jamaah serta tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan sholat Subuh berjamaah, pembukaan, sambutan para tokoh, pembagian door prize, pembacaan sejarah Majlis Tafsir Jalalain, kajian dan muhasabah, hingga puncak Haflah Maulid Agung Nabi Muhammad SAW.
Dalam tausiyahnya, para ulama mengajak jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam menerapkan kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, serta menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Selain peringatan Maulid Nabi, kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan DMI Award se-Bogor Timur. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pihak-pihak yang dinilai aktif dalam mengembangkan, mengelola, dan memakmurkan masjid.
Melalui DMI Award, masjid didorong agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, dakwah, pembinaan generasi muda, kegiatan sosial, serta pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya peran bersama orang tua, ulama, pengurus masjid, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam membina generasi muda agar memiliki ilmu agama, akhlak yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kehadiran unsur TNI/Polri dan pemerintah dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergitas dengan para ulama, DMI, pesantren, tokoh masyarakat, pemuda, dan jamaah dalam menjaga kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis, aman, dan kondusif di wilayah Bogor Timur.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 08.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.(PERS)

Updates.